Aku malu pada diriku sendiri, selama ini tidak menemukan sebuah cinta yang tertanam tumbuh seperti pohon padi, tidak dapat aku panen hasilnya, kegagalan ini sangat menyentuh hati.
Aku tidak tau apa yang akan aku gambarkan tentang sebuah suasana hati ini , aku sudah mulai malas untuk menjalani cinta yang lain, namun semua itu sangat berat untuk aku ungkapkan akan cinta yang sedang aku alami.
Terimakasih untuk sebuah kehadiran dalam setiap waktunya, dulu kamu yang selalu ada sehingga aku terjebak akan kehadiranmu yang semu.
Kesabaran ini sangat berat untuk mencari pengganti sebuah sosok tentang dirimu yang terpisah jauh , sehingga mebuat aku tersesat akan cinta dan kasihmu.
terimakasih LIAKU